Langsung ke konten utama

Tips Mendaki Gunung Saat Musim Hujan

http://www.lordberly.com/2016/12/tenda-bocor-di-gunung-arjuna.html

Di Indonesia cuma ada dua musim, yakni hujan dan kemarau. Musim hujan biasanya terjadi pada bulan Oktober-Maret. Sedangkan musim kemarau pada bulan April-September. Pendaki yang bijak tahu kapan waktu yang tepat untuk mendaki gunung. Bukan rahasia lagi kalau mendaki saat musim hujan memang selalu bikin repot. Selain itu risikonya juga makin besar. Diantaranya:
  1. Trek jadi licin dan berlumpur.
  2. Sering bikin pohon tumbang.
  3. Rawan badai dan tanah longsor.
  4. Mendung dan cuaca berkabut membuat pemandangan jadi tertutup.
  5. Sering terjadi sambaran petir di puncak sehingga berbahaya jika terlalu lama berada disana.
  6. Pakaian dan sepatu jadi basah sehingga badan makin menggigil.
  7. Gadget dan peralatan elektronik rawan rusak bila terkena air hujan. Contohnya: HP, GPS, kamera digital, dan lain sebagainya.
  8. Repot gak ketulungan saat tendanya bocor. Seperti pengalaman saya beberapa tahun lalu. Baca kisahnya disini.


Satu-satunya kelebihan mendaki saat musim hujan yakni air hujannya bisa dijadikan sumber air. Ini sangat bermanfaat ketika mendaki di gunung yang tidak ada sumber airnya. Rencanakan pendakian dengan matang. Rugi kalau sudah datang jauh-jauh eh setibanya disana pas lagi musim hujan. Rugi biaya transport, rugi waktu, dan rugi tenaga. Bagi yang suka foto-foto juga sebaiknya hindari mendaki saat musim hujan. Palingan cuma dapat foto plakat puncak doank karena pemandangannya tertutup kabut. Lebih baik mendaki saat musim kemarau karena biasanya cuaca cerah sehingga view-nya bisa kelihatan semua dengan jelas.


Namun ada kalanya mau gak mau kita mendaki saat musim hujan. Kasus ini umumnya menimpa karyawan yang jadwalnya serba terbatas sehingga ajakan naik gunung itu datang pas lagi musim hujan. Nah ini yang bikin dilematis. Mau gak ikut karena malas repot. Tapi mau nolak kok ya sayang. Mumpung ada barengannya. Terlebih lagi di gunung yang belum pernah dikunjungi.


Jika sudah demikian, tak perlu khawatir. Berikut ini beberapa tips mendaki saat musim hujan supaya tetap aman dan nyaman.
  • Persiapkan fisik. Jangan terlalu memaksakan diri jika sakit. Susah ngebayangin kalau terkena hujan disana. Bakal langsung bertambah parah tuh sakitnya. Lebih baik gak usah ikut daripada nanti bikin repot.
  • Bawa tas plastik dan karet gelang yang banyak untuk membungkus barang.
  • Bawa flysheet atau shelter sebagai pelapis tenda supaya aman dari kebocoran. Tidak ada jaminan bahwa tenda yang anda bawa bakal aman dari kemasukan air. Bahkan tenda yang harganya jutaan rupiah sekalipun. Selain itu, bagian bawah tenda juga perlu diberi pelapis tambahan supaya rembesan air dari tanah tidak masuk ke dalam tenda. Untuk itu diperlukan footprint atau alas tenda. Tips memilih footprint bisa anda baca disini.
  • Taruh jas hujan beserta celananya di bagian atas tas supaya mudah diambil jika sewaktu-waktu turun hujan. Jangan memakai jas hujan model ponco karena kurang praktis.
  • Masukkan pakaian ganti ke dalam tas plastik. Termasuk kaos kaki, jaket midlayer, sarung tangan, kupluk, dan celana dalam.
  • Bungkus sleeping bag ke dalam kantong plastik. Ini sangat penting karena jika sleeping bag-nya basah maka tidur pun tidak akan nyenyak.
  • Selalu pakai raincover untuk menjaga agar isi tas tetap kering.
  • Apabila turun hujan, prioritas pertama ialah mengamankan gadget. Bungkus ke dalam kantong plastik lalu ikat dengan karet gelang supaya gak kemasukan air. Setelah itu, pakai jas hujan dan celananya. Jangan lupa bawa gaiter supaya airnya tidak masuk ke dalam sepatu.
  • Hati-hati saat turun karena treknya licin dan berlumpur sehingga mudah terpeleset.
  • Apabila tidak yakin akibat jalurnya terhalang kabut tebal, lebih baik tunggu sejenak sampai kabutnya menghilang. Jangan nekat meneruskan perjalanan. Lebih baik menunggu daripada nanti malah tersesat dan salah pilih jalur.
  • Jangan memaksakan diri jika ada rekan yang drop. Buatlah shelter sambil nunggu hujannya reda.
  • Pilih tempat mendirikan tenda yang aman. Tips lengkap mendirikan tenda dapat anda baca disini.
  • Jangan terlalu lama di puncak saat turun hujan karena rawan terkena sambaran petir.


Itulah tips mendaki gunung saat musim hujan. Saya sendiri gak begitu suka mendaki saat musim hujan karena repotnya dobel. Namun bukan berarti mendaki saat musim hujan itu gak asyik. Jika mampu di antisipasi akan memberi kenangan tersendiri yang gak bakal terlupakan. Jika ada masukan atau mau berbagi pengalaman tentang mendaki saat musim hujan, silahkan kasih komentar di bawah.