Langsung ke konten utama

Cara Mengembalikan Durable Water Repellent Jaket Outdoor

Durable Water Repellent (DWR)
Contoh jaket yang DWR-nya masih baik.

Lapisan luar jaket outdoor yang waterproof-breathable telah di treatment secara khusus guna menambah kemampuannya menolak airTreatment ini disebut dengan Durable Water Repellent (DWR). Fungsi DWR ialah sebagai tameng pertama yang akan mencegah masuknya air ke dalam kain. Sebelumnya telah diulas tips memilih jaket gunung beserta macam-macamnyaNah, kali ini mari kita bahas tentang pengertian DWR beserta cara perawatannya. 


Apa itu Durable Water Repellent (DWR)?
DWR ialah sebuah coating/pelapisan yang ditambahkan ke dalam kain pada saat produksi guna membuatnya tahan air. Dalam prosesnya, digunakan treatment kimia berupa fluoropolymer untuk menambah ketahanannya terhadap air.


Apa fungsi DWR?
DWR berfungsi untuk mencegah kain bagian luar agar tidak tersaturasi oleh air. Saturasi ini akan membuat jaket tampak basah kuyup. Jika dibiarkan terus menerus akan mengurangi breathabilitas jaket.


Bagaimana ciri-ciri DWR yang baik?
Jaket yang lapisan DWR-nya masih baik jika terkena air akan menjadi butiran-butiran kecil. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di atas.


Apa yang menyebabkan lapisan DWR jaket mengalami penurunan?
Umumnya karena pemakaian dan kemungkinan jaket terkena bahan atau cairan kimia yang membuat lapisan DWR-nya mengalami penurunan. Saat trekking, jaket seringkali terkena ranting dan bebatuan. Hal tersebut tanpa disadari akan mengikis lapisan DWR-nya. Selain itu sangat tergantung pula pada kualitas jaket tersebut. Cara mencuci yang salah juga bisa menyebabkan menurun atau bahkan hilangnya kemampuan DWR. Oleh sebab itu, perhatikan cara mencuci yang benar. Baca artikel berikut ini untuk panduan cara merawat dan mencuci jaket outdoor.

jaket yang mengalami penurun DWR
Contoh jaket yang mengalami penurun DWR, terlihat dari lapisan luarnya yang nampak basah kuyup.


Berapa lama biasanya lapisan DWR mulai mengalami penurunan?
Tiap merk outdoor memiliki garansi tersendiri mengenai kemampuan DWR produknya. Ada yang menjamin selama 2 tahun atau bahkan 3 tahun masa pemakaian. Mereka selalu menyarankan untuk segera men-treatment ulang apabila kemampuan DWR-nya dirasa mulai menurun. Ini untuk memastikan agar jaket tetap dalam performa terbaiknya. Sampai sekarang belum ada sebuah brand yang berani menjamin bahwa DWR-nya bisa bertahan selamanya atau benar-benar permanen. 


Kapan saatnya men-treatment ulang DWR?
Proses treatment ulang DWR ini disebut dengan reproofing. Seperti yang sudah diutarakan di atas, reproofing sebaiknya dilakukan sesegera mungkin jika tanda-tanda wetting out mulai nampak pada jaket.


Apakah jaket yang wetting out masih tetap waterproof?
Umumnya jaket masih tetap waterproof asalkan lapisan coatingnya masih aman, tidak rontok atau mengelupas. 


Jika masih tetap waterproof, mengapa diperlukan treatment ulang DWR?
Meski masih waterproof, jaket yang mengalami wetting out akan berpotensi menghambat kemampuan breathabilitasnya alias bakal cepat bikin gerah. Uap keringat akan lebih sulit keluar melalui pori-pori kain karena terhambat oleh air yang sudah ter-saturasi dari luar. Efek wetting out tersebut juga akan membuat jaket terasa lebih berat karena menyerap air. Jika sudah demikian maka tidak akan nyaman saat dipakai trekking.


Bagaimana Cara mengembalikan DWR pada jaket outdoor?
Sebelum mengaplikasikan cara berikut, ada baiknya supaya jaket dicuci bersih terlebih dahulu. Baca artikel berikut ini untuk panduan mengenai cara mencuci jaket outdoor. Ada dua cara yang bisa dilakukan:
  • Ironizing
Yaitu dengan cara menyetrika. Cukup setting setrika dengan low-heat. Gunakan handuk tipis untuk melapisi jaket. Jangan disetrika secara langsung karena panas berlebih akan merusak lapisan coating dan seam-sealingnya.
  • Reproofing
Yaitu dengan produk yang telah diformulasikan khusus untuk mengaktifkan kembali perfoma DWR. Cara ini digunakan ketika cara pertama di atas tidak membuahkan hasil. Biasanya untuk jaket yang telah berusia lama. Produk reproofing ada 2 macam. Yakni pembersih (wash-in) dan semprot (spray-in). Wash-in dipakai untuk mencuci jaket sedangkan spray-in cukup dengan menyemprotkannya secara merata ke permukaan jaket bagian luar. Spray-in akan lebih efektif jika jaket dalam kondisi bersih. Oleh sebab itu cucilah dahulu jaket anda. Lalu gantung dengan hanger, semprotkan secukupnya secara merata di seluruh permukaan jaket. Biarkan mengering di tempat yang teduh. Beberapa contoh produk reproofing antara lain: Grangers, Nikwax, Fibertec, Tectron, ReviveX, dan Scotchgard Water Shield.

Contoh produk reproofing berjenis wash-in
Contoh produk reproofing berjenis wash-in. Dari kiri ke kanan: Nikwax TX Direct Wash-In, Fibertec Blue Guard, ReviveX Wash-In Water Proofer, Granger's Performance Wash.

Contoh produk reproofing berjenis spray-in
Contoh produk reproofing berjenis spray-in. Dari kiri ke kanan: Nikwax TX Direct Spray-In,  Scotchgard Durable Water Repellent, ReviveX Durable Water Proofing, dan Granger's XT Proofer.